Archive for 2014
SEJARAH PERKEMBANGAN OPERASI
WINDOWS
Sistem
operasi (bahasa Inggris: operating system ; OS)
adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer atau hardware, dan menyediakan layanan
umum untuk aplikasi perangkat lunak.
dalam sistem komputer. Tanpa sistem
operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer
mereka, kecuali program aplikasi booting. berikut jenis jenis sistem operasi :
Apa itu Closed Source?
Closed Source adalah
paket program yang tidak dapat didistribusikan lagi selain oleh Pembuat /
Vendor Program / Software tersebut. Jika ada distribusi yang bukan oleh vendor
program tersebut, maka itu dianggap sebagai pembajakan software. Atau dengan
kata lain program yang Closed Source tidak dapat didistribusikan secara bebas,
kecuali oleh Vendornya dan juga tidak dapat digandakan secara bebas.
Contohnya : Microsoft Windows, Microsoft Office, Apple Mac OS X, iOS, dan masih banyak lagi.
Contohnya : Microsoft Windows, Microsoft Office, Apple Mac OS X, iOS, dan masih banyak lagi.
2. Apa itu Open Source?
Kata “Open Source” pertama kali
muncul pada sebuah rapat di Palo Alto California. Ketika itu, Netscape yang
merupakan pengembang browser Navigator ingin melepaskan kode sumber dari produk
dengan nama Mozilla (yang sekarang kita kenal dengan browser Mozilla Firefox) di bulan Januari 1998. Suatu
program dengan lisensi Open Source berarti program tersebut membuka kode
programnya (source code) bagi siapa saja yang ingin mempelajarinya, caranya
dengan menyertakan kode program bersama dengan distribusi paket program yang
sudah jadi (hasil kompilasi/compile). Dengan penyertaan kode program tersebut,
pembeli atau pengguna program dapat mengutak-atik program tersebut, melakukan
modifikasi sesuai dengan kebutuhannya, bahkan memperbaiki "bug" atau
kesalahan logika dalam program tersebut. Contoh program yang Open Source adalah
Linux dan Android. Dalam setiap distribusinya vendor Linux dan Android juga
menyertakan Kode Programnya.
- Closed Source
1. Kurangnya kebingungan bagi pengguna
2. Pengguna punya pengalaman sama
3. Lebih menguntungkan pihak Vendor / Pengembang
- Open Source
1. Dukungan dari pengembang lebih besar2. Lebih bebas mengubah-ubah
3. Lebih Aman
4. Dukungan Komunitas lebih besar
Sistem operasi Windows merupakan pengembangan dari MS-DOS, sebuah sistem operasi berbasis modul teks dan command-line atau CLI (Command Line Interface). Windows merupakan sistem operasi yang menyediakan lingkungan berbasis grafis (Graphical User Interface (GUI) dan kemampuan multitasking.
Windows 1.0
Sistem operasi Windows 1.0 dirilis pada tanggal 20 November 1985 dan
diperkenalkan pertama kali pada tanggal 10 November 1983 yang disebut dengan Windows
Graphic Environment 1.0. Microsoft membuat sebuah model GUI setelah munculnya sistem
operasi Apple dengan
nama Mac OS. Bill Gates
melihat prototipe Macintosh buatan Steve Jobs pertama kali pada tahun 1981, dan Microsoft bersama dengan Apple membuat beberapa perangkat lunak yang bekerja di bawahMac seperti Word dan Excel.
Windows versi
ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang
populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi
1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian
pemasaran di Microsoft meyakinkan
para petinggi Microsoft bahwa
nama "Windows" akan lebih
memikat konsumen.
Windows 1.0 bukanlah
sebuah sistem operasi yang lengkap, namun hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis
berbasis 16-bit. Windows 1.0 juga
memiliki masalah dan kelemahan sama yang dimiliki oleh MS-DOS. Selain itu, Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai
contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya
dapat ditampilkan di layar secara "tile" saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling
menimpa satu sama lainnya. Dan juga tidak ada semacam tempat yang digunakan
untuk menyimpan berkas sebelum dihapus (Recycle Bin), karena memang Apple berkeyakinan
bahwa mereka memiliki hak terhadap paradigma tersebut. Microsoft pun kemudian membuang limitasi
tersebut dari Windows dengan
menandatangani perjanjian lisensi dengan Apple.
Windows 2.0
Windows 2.0 dirilis
pada tanggal 9 Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih populer dibandingkan
dengan pendahulunya. Sebagian besar popularitasnya didapat karena kedekatannya
dengan aplikasi grafis buatan Microsoft yaitu Microsoft Word
for Windows dan Microsoft Excel
for Windows. Popularitas Windows bertambah
ketika Aldus PageMaker muncul dalam versi untuk Windows yang sebelumnya
hanya dapat berjalan pada Macintosh. Aplikasi-aplikasi Windows dapat dijalankan dari MS-DOS, untuk kemudian memasuki Windows untuk
melakukan operasinya, dan akan keluar dengan sendirinya saat aplikasi tersebut
ditutup.
Windows 3.0
Windows 3.0 dirilis pada
tanggal 22 Mei 1990 dan dalam versi inilah menjadi titik kesuksesan Microsoft.
Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0
juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS
secara serentak (multitasking), karena versi ini telah diperkenalkan virtual
memory.Versi ini juga menjadikan IBM-PC dan kompatibelnya menjadi penantang
serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan peningkatan performa
pemrosesan grafik pada waktu itu dengan adanya kartu grafis (Video Graphics
Array(VGA)), dan mengizinkan aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak
dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh
MS-DOS.
Windows 3.0 dirilis pada
tanggal 22 Mei 1990 dan dalam versi inilah menjadi titik kesuksesan Microsoft.
Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0
juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS
secara serentak (multitasking), karena versi ini telah diperkenalkan virtual
memory.Versi ini juga menjadikan IBM-PC dan kompatibelnya menjadi penantang
serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan peningkatan performa
pemrosesan grafik pada waktu itu dengan adanya kartu grafis (Video Graphics
Array(VGA)), dan mengizinkan aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak
dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh
MS-DOS.
Windows 3.0 dapat
berjalan di dalam tiga modus, yakni modus real, modus standard, dan modus 386 Enhanced. Windows 3.0 akan mencoba untuk mendeteksi modus mana yang akan
digunakan, meski pengguna dapat memaksa agar Windows bekerja dalam modus tertentu saja dengan menggunakan switch-switch tertentu saat menjalankannya, seperti:
- win
/r: memaksa Windows untuk
berjalan di dalam modus real.
- win
/s: memaksa Windows untuk
berjalan di dalam modus standard.
- win /3: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus 386 Enhanced.
Windows 95
windows 95 yang memiliki
nama kode Chicago dalam
masa pengembangan dirilis tanggal 24 Agustus 1995 dan telah menggunakan
arsitektur 32-bit. Namun demi alasan kesesuaian terhadap versi sebelumnya,
kinerja, dan waktu pengembangan, Microsoft tidak
mengganti semua kode Windows menjadi
32-bit. Masih banyak bagian di dalamnya berupa 16-bit.
Walaupun hampir sama dengan versi sebelumnya, yaitu
sama-sama masih menggunakan MS-DOS, namun dalam versi ini Microsoft mulai
memperkenalkan browser Internet Explorer. Versi ini juga memiliki tampilan GUI yang baru.
Windows 98
Windows 98 dirilis pada
tanggal 15 Mei 1998 untuk pabrikan dan masyarakat luas pada tanggal 25 Juni
1998, sebagai perbaikan dari Windows 95. Sistem operasi ini juga terintegrasi dengan
browser Internet Explorer yang lebih baik.Windows 98 mencakup banyak driver perangkat
keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan
partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 Gigabyte, sebuah batasan
yang terdapat di dalamWindows 95. Dukungan USB di
dalam Windows 98 pun
juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya. Dukungan Microsoft untuk Windows 98 berakhir pada tanggal 11 Juli 2006.
Windows 2000
Dikenalkan
pada tanggal 17 Februari 2000 dan sebelumnya dikenal dengan nama Windows NT 4.0. Versi Windows 2000ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pasar workstation dan juga pasar server. Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active
Directory, sebuah model jaringan pengganti
model jaringan NT domain,
menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain
Name System (DNS), Lightweight
Directory Access Protocol(LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara satu mesin ke mesin
lainnya. Windows Terminal Services yang padaWindows NT 4.0 hanya terdapat di dalam satu produk saja, pada Windows
2000 terdapat dalam semua versi server.
Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game).
Windows 2000 juga
merupakan versi Windows berbasis
kernel NT terakhir yang tidak mengharuskan penggunanya untuk melakukan
aktivasi. Meskipun Windows 2000 dapat
memperbarui komputer yang sebelumnya menjalankan Windows 98,Windows 2000 tidaklah dianggap sebagai produk yang cocok
untuk pengguna rumahan. Salah satu alasannya adalah kurangnya dukungan driver
perangkat keras untuk perangkat pengguna seperti pemindai (scanner) dan pencetak (printer) pada saat dirilis.
Windows ME
Tanggal 14 September
2000, Microsoft memperkenalkan Windows
Millennium Edition (dikenal juga dengan sebutanWindows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan
dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan
fitur “System Restore”, yang mengizinkan
penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal
dalam kondisi baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami kegagalan.System Restore menjadi fitur yang masih dipertahankan pada Windows XP. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie
Maker versi
pertama. Dukungan Microsoft untuk Windows ME berakhir pada tanggal 11 Juli 2006.
Windows XP
Setelah merilis
beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil
menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Tanggal 25 Oktober 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP yang memiliki nama kode “Whistler” selama pengembangan. Windows XP menggunakan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya,
sehingga menjadikan kernel Windows NT memasuki
pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah
tua.
Windows XP tersedia dalam beberapa versi:
- Windows
XP Home Edition, ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
- Windows
XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player.
- Windows
XP Professional, ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
- Windows
XP Professional N, sama seperti Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player.
- Windows
XP Media Center Edition (MCE), dirilis November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang
ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan
pada hiburan rumahan.
- Windows
XP Media Center Edition 2003.
- Windows
XP Media Center Edition 2004.
Windows Vista
Tanggal 30 November 2006, Microsoft meluncurkan versi baru Windows untuk pengguna rumahan dan kalangan
bisnis pada tanggal 30 Januari 2007 dengan nama Windows Vista.
Windows Vista dengan nama kode “Longhorn” dirancang agar memiliki keamanan yang lebih baik
dibandingkan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus
pengguna terbatas yang disebut dengan User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi “administrator-by-default” yang diterapkan
pada Windows XP. Windows Vistajuga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih
“memikat” yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi baru (seperti halnya Windows Calendar,
Windows DVD Maker dan
beberapa game baru
seperti Chess Titans, Mahjong, danPurble Place). Selain itu, Windows Vista juga menawarkan versi Microsoft
Internet Explorer yang
lebih aman, sertaWindows Media Player versi baru (versi 11).
Windows Vista dijual
dalam beberapa edisi:
- Windows
Vista Starter
- Windows
Vista Home Basic
- Windows
Vista Home Premium
- Windows
Vista Business
- Windows
Vista Enterprise
- Windows
Vista Ultimate
Windows 7
Windows 7 dirilis
ke pihak pabrikan tanggal 22 Juli 2009, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1
build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0
build 6000.
Windows 7 yang
dirilis ke masyarakat umum pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan
dan fitur yang baru, diantaranya adalah jump list, taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media
Player 12, Internet Explorer 8, dan fitur baru
lainnya.
Beberapa fitur yang
unik adalah Sidebar yang
berganti nama menjadi Gadget dan
bebas ditaruh kemana-mana padadesktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat
tertentu). Fitur itu membuat Windows 7 menjadi
menarik. Spesifikasi Windows 7 juga
lebih ringan dan harganya juga lebih murah daripada Windows Vista serta dukungan penuh terhadap
komputer dengan prosesor multi-core
Windows 8
Windows 8 adalah
versi selanjutnya dari Microsoft Windows, serangkaian sistem operasi yang diproduksi oleh Microsoftuntuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer
rumah dan bisnis, laptop, netbook, tablet PC, server, dan
PC pusat media. Salah satu metode untuk mencapai hal tersebut adalah dengan
mengurangi beban pemakaian RAM di dalam Operating System. Penghematan penggunaan RAM di Windows 8 dipastikan dapat secara signifikan
memperpanjang penggunaan PC yang memakai baterai (laptop ataupun tablet PC) karena RAM merupakan salah satu komponen di komputer yang
paling banyak memakai arus listrik.
Sistem operasi ini
menggunakan mikroprosesor ARM selain mikroprosesor x86 tradisional buatan Intel
dan AMD. Antarmuka penggunanya diubah agar dapat digunakan pada peralatan layar
sentuh (touchsreen) selain mouse dankeyboard.
RELASI LOGIK
Mode pembelajaran :
A. Relasi Logik
B. Operasi Logik
C. Fungsi gerbang dasar (AND,OR,NOT)
D. Fungsi gerbang kombinasi (Nand,OR)
E. Penggunaan operasi logik
A. RELASI LOGIK
Informasi dalam bentuk sinyal 0 dan 1 saling memberikan kemungkinan hubungan secara logik. Fungsi dasar relasi logik adalah : Fungsi AND, OR, dan Fungsi NOT. Disamping ketiga fungsi dasar tersebut ada beberapa fungsi logik yang sering digunakan yaitu : Fungsi EXCLUSIVE OR ( EX-OR ) dan Fungsi EQUIVALENCE. Di dalam Eletronika, fungsi-fungsi logik diatas dinyatakan dalam bentuk : Simbol, Tabel Kebenaran, Persamaan Fungsi dan Diagram Sinyal Fungsi Waktu.
B. OPERASI LOGIK
Suatu fungsi logika atau operasi logika merupakan suatu kombinasi variabel biner seperti misalnya pada masukan dan keluaran dari suatu rangkaian digital yang dapat ditunjukkan bahwa semua hubungan logika antara variabel – variabel biner dapat dijelaskan oleh 3 operasi logika dasar yaitu :
- Operasi AND (conjuction)
- Operasi OR (disconjuction)
- Operasi NOT (negation)
Operasi – operasi tersebut dijelaskan dalam 4 bentuk yaitu :
1. Tabel fungsi (tabel kebenaran) yang menunjukkan keadaan semua variabel masukan dan keluaran untuk setiap kemungkinan.
2. Simbol rangkaian untuk menjelaskan rangkaian digital.
3. Persamaan fungsi
4. Diagram Sinyal Fungsi Waktu
C. Fungsi gerbang dasar (AND,OR,NOT)
Operasi AND (conjuction)
Operasi AND adalah relasi antara paling sedikit 2 variabel masukan dan sebuah variabel keluaran. Pernyataan logika dari operasi AND yaitu Apabila semua masukan berlogik “1”, maka keluarannya akan berlogik “1”, dan hanya jika salah satu masukannya berlogik “0”, maka keluarannya akan berlogik “0”.
Berikut gambar bentuk pernyataan terhadap operasi AND :
~) Operasi OR (disconjuction)
Operasi OR adalah relasi antara paling sedikit 2 variabel masukan dan sebuah keluaran. Pernyataan logika dari operasi OR : Apabila salah satu masukan berlogik “1”, maka keluarannya akan berlogik “1”, dan hanya jika semua masukan berlogik “0”, maka keluarannya akan berlogik
~) Operasi NOT (Negation)
Operasi NOT adalah membalik sebuah variabel biner, misalnya jika masukannya adalah 0 maka keluarannya adalah 1. Pernyataan logika dari gerbang NOT : Apabila masukan berlogik “0”, maka keluarannya akan berlogik “1”, dan jika semua masukan berlogik “1”, maka keluarannya akan berlogik “0”
D. BERFUNGSI GERBANG KOMBINASI (NAND,OR)
-) Gerbang NAND (NAND Gate)
Arti NAND adalah NOT AND atau BUKAN AND, Gerbang NAND merupakan kombinasi dari Gerbang AND dan Gerbang NOT yang menghasilkan kebalikan dari Keluaran (Output) Gerbang AND. Gerbang NAND akan menghasilkan Keluaran Logika 0 apabila semua Masukan (Input) pada Logika 1 dan jika terdapat sebuah Input yang bernilai Logika 0 maka akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang NAND (NAND Gate)
Gerbang X-OR (X-OR Gate)
X.OR adalah singkatan dari Exclusive OR yang terdiri dari 2 Masukan (Input) dan 1 Keluaran (Output) Logika. Gerbang X-OR akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 1 jika semua Masukan-masukannya (Input) mempunyai nilai Logika yang berbeda. Jika nilai Logika Inputnya sama, maka akan memberikan hasil Keluaran Logika 0.
Simbol dan Tabel Kebenaran Gerbang X-OR (X-OR Gate)
E. PENGGUNAAN OPERASI LOGIK
PENGGUNAAN OPERASI LOGIK
Fungsi Logika dalam Microsoft Excel digunakan untuk menguji suatu kondisi dengan menggunakan syarat tertentu dan oleh Microsoft Excel akan dikatakan TRUE (Nilai 1) jika syaratnya terpenuhi atau FALSE (Nilai 0) jika syaratnya tidak terpenuhi.
Syarat yang digunakan untuk menguji suatu kondisi bisa hanya satu syarat, salah satu syarat diantara beberapa syarat (Fungsi OR), dua syarat atau lebih wajib terpenuhi (Fungsi AND), atau bukan dengan syarat tertentu (Fungsi NOT).
Fungsi Logika yang kan kita gunakan adalah Fungsi IF, dengan bentuk umum sebagai berikut :
Syarat yang digunakan untuk menguji suatu kondisi bisa hanya satu syarat, salah satu syarat diantara beberapa syarat (Fungsi OR), dua syarat atau lebih wajib terpenuhi (Fungsi AND), atau bukan dengan syarat tertentu (Fungsi NOT).
Fungsi Logika yang kan kita gunakan adalah Fungsi IF, dengan bentuk umum sebagai berikut :
Artinya : Jika Cell C5 mengandung nilai S1 dan D3 maka akan dinyatakan Lulus dan bila tidak dinyatakan Gagal.
Cara 3 : Menggunakan Fungsi AND
Syarat yang digunakan adalah pemohon yang kita terima adalah pemohon yang memiliki pendidikanS1 dengan jurusan Akuntansi, Fungsi yang kita gunakan :
=IF(AND(C5="S1";D5="Akuntansi");"Lulus";"Gagal")Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 dan Cell D5 meiliki nilai Akuntansi maka dinyatakan Lulus dan jika tidak dinyatakan Gagal.
Cara 4 : Menggunakan Fungsi NOT
Syaratnya adalah hanya pemohon yang meiliki jurusan Selain Akuntansi yang akan kita terima (Lulus). Fungsi yang kita gunakan :
Cara 3 : Menggunakan Fungsi AND
Syarat yang digunakan adalah pemohon yang kita terima adalah pemohon yang memiliki pendidikanS1 dengan jurusan Akuntansi, Fungsi yang kita gunakan :
=IF(AND(C5="S1";D5="Akuntansi");"Lulus";"Gagal")Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 dan Cell D5 meiliki nilai Akuntansi maka dinyatakan Lulus dan jika tidak dinyatakan Gagal.
Cara 4 : Menggunakan Fungsi NOT
Syaratnya adalah hanya pemohon yang meiliki jurusan Selain Akuntansi yang akan kita terima (Lulus). Fungsi yang kita gunakan :
=IF(NOT(D5="Akuntansi");"Lulus";"Gagal")
Artinya : Jika Cell D5 memiliki nilai Akuntansi maka akan dinyatakan Gagal, dan dinyatakan lulus jika Cell D5 bukan Akuntansi.
Cara 5 : Menggunakan Fungsi IF Bersarang
Syarat adalah jika pemohon memiliki pendidikan S1 akan langsung dinyatakan Lulus, jika berpendidikan D3 akan dipertimbangkan dan selain dari itu akan langsung dinyatakan Gagal.
Cara 5 : Menggunakan Fungsi IF Bersarang
Syarat adalah jika pemohon memiliki pendidikan S1 akan langsung dinyatakan Lulus, jika berpendidikan D3 akan dipertimbangkan dan selain dari itu akan langsung dinyatakan Gagal.
=IF(C5="S1";"Lulus";IF(C5="D3";"Dipertimbangkan";"Gagal"))
Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 maka akan dinyatakan gagal, Jika bukan S1 dan memiliki nilai D3 akan dinyatakan Dipertimbangkan dan jika bukan S1 atau D3 akan dinyatakan Gagal.
Anggap saja kita sedang melakukan perekrutan pegawai baru dengan data awal pemohon adalah sebagaimana yang tersebut pada kolom Nama, Pendidikan dan Jurusan.
Cara 1, Cara 2, Cara 3, Cara 4 dan Cara 5 adalah cara-cara yang kita gunakan untuk menguji kondisi pemohon tersebut dengan menggunakan syarat-syarat yang telah di tetapkan, dan akan menghasilkan nilai yang kita tentukan jika syaratnya terpenuhi ataupun tidak terpenuhi.
Cara 1 : Menggunakan Fungsi IF Tunggal
Berdasarkan kondisi data pemohon tersebut kita akan menerima pegawai dengan syarat hanya mereka yang memiliki pendidikan S1 yang akan diterima (Lulus), maka fungsi yang kita gunakan adalah :
=IF(C5="S1";"Lulus";"Gagal")
Artinya : Jika nilai Cell C5 memiliki nilai S1 maka akan dinyatakan Lulus dan jika nilai Cell C5 bukan S1 akan dinyatakan Gagal.
Cara 2 : Menggunakan Fungsi OR
Syarat yang kita gunakan adalah hanya kepada pemohon yang mempunyai pendidikan S1 dan D3 yang kan kita terima (Lulus) dan selain dari itu akan dinyatakan Gagal. fungsi yang kita gunakan :
=IF(OR(C5="S1";C5="D3");"Lulus";"Gagal")
Artinya : Jika Cell C5 mengandung nilai S1 dan D3 maka akan dinyatakan Lulus dan bila tidak dinyatakan Gagal.
Cara 3 : Menggunakan Fungsi AND
Syarat yang digunakan adalah pemohon yang kita terima adalah pemohon yang memiliki pendidikanS1 dengan jurusan Akuntansi, Fungsi yang kita gunakan :
=IF(AND(C5="S1";D5="Akuntansi");"Lulus";"Gagal")Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 dan Cell D5 meiliki nilai Akuntansi maka dinyatakan Lulus dan jika tidak dinyatakan Gagal.
Cara 4 : Menggunakan Fungsi NOT
Syaratnya adalah hanya pemohon yang meiliki jurusan Selain Akuntansi yang akan kita terima (Lulus). Fungsi yang kita gunakan :
Cara 1, Cara 2, Cara 3, Cara 4 dan Cara 5 adalah cara-cara yang kita gunakan untuk menguji kondisi pemohon tersebut dengan menggunakan syarat-syarat yang telah di tetapkan, dan akan menghasilkan nilai yang kita tentukan jika syaratnya terpenuhi ataupun tidak terpenuhi.
Cara 1 : Menggunakan Fungsi IF Tunggal
Berdasarkan kondisi data pemohon tersebut kita akan menerima pegawai dengan syarat hanya mereka yang memiliki pendidikan S1 yang akan diterima (Lulus), maka fungsi yang kita gunakan adalah :
=IF(C5="S1";"Lulus";"Gagal")
Artinya : Jika nilai Cell C5 memiliki nilai S1 maka akan dinyatakan Lulus dan jika nilai Cell C5 bukan S1 akan dinyatakan Gagal.
Cara 2 : Menggunakan Fungsi OR
Syarat yang kita gunakan adalah hanya kepada pemohon yang mempunyai pendidikan S1 dan D3 yang kan kita terima (Lulus) dan selain dari itu akan dinyatakan Gagal. fungsi yang kita gunakan :
=IF(OR(C5="S1";C5="D3");"Lulus";"Gagal")
Artinya : Jika Cell C5 mengandung nilai S1 dan D3 maka akan dinyatakan Lulus dan bila tidak dinyatakan Gagal.
Cara 3 : Menggunakan Fungsi AND
Syarat yang digunakan adalah pemohon yang kita terima adalah pemohon yang memiliki pendidikanS1 dengan jurusan Akuntansi, Fungsi yang kita gunakan :
=IF(AND(C5="S1";D5="Akuntansi");"Lulus";"Gagal")Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 dan Cell D5 meiliki nilai Akuntansi maka dinyatakan Lulus dan jika tidak dinyatakan Gagal.
Cara 4 : Menggunakan Fungsi NOT
Syaratnya adalah hanya pemohon yang meiliki jurusan Selain Akuntansi yang akan kita terima (Lulus). Fungsi yang kita gunakan :
=IF(NOT(D5="Akuntansi");"Lulus";"Gagal")
Artinya : Jika Cell D5 memiliki nilai Akuntansi maka akan dinyatakan Gagal, dan dinyatakan lulus jika Cell D5 bukan Akuntansi.
Cara 5 : Menggunakan Fungsi IF Bersarang
Syarat adalah jika pemohon memiliki pendidikan S1 akan langsung dinyatakan Lulus, jika berpendidikan D3 akan dipertimbangkan dan selain dari itu akan langsung dinyatakan Gagal.
Cara 5 : Menggunakan Fungsi IF Bersarang
Syarat adalah jika pemohon memiliki pendidikan S1 akan langsung dinyatakan Lulus, jika berpendidikan D3 akan dipertimbangkan dan selain dari itu akan langsung dinyatakan Gagal.
=IF(C5="S1";"Lulus";IF(C5="D3";"Dipertimbangkan";"Gagal"))
Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 maka akan dinyatakan gagal, Jika bukan S1 dan memiliki nilai D3 akan dinyatakan Dipertimbangkan dan jika bukan S1 atau D3 akan dinyatakan Gagal.
TERIMAKASIH SEMOGA BERMANFAAT














